
Baterai smartphone adalah komponen vital yang semakin menurun performanya seiring waktu. Jika tidak dirawat dengan baik, baterai bisa cepat rusak, membuat Anda sering mengisi daya atau bahkan harus mengganti ponsel. Artikel ini akan membongkar rahasia memperpanjang umur baterai untuk pengguna Android dan iOS, termasuk pengaturan optimal, kebiasaan pengisian yang benar, dan alat bantu untuk memantau kesehatan baterai.
Bagaimana Baterai Smartphone Bekerja?
Baterai lithium-ion (Li-ion) atau lithium-polymer (Li-Po) digunakan di hampir semua smartphone modern. Mereka memiliki siklus pengisian terbatas (biasanya 300-500 siklus sebelum kapasitas turun 20%). Faktor seperti suhu tinggi, pengisian berlebihan, dan pengosongan total mempercepat penurunan ini.
10 Rahasia Memperpanjang Umur Baterai (Android & iOS)
1. Hindari Pengisian Sampai 100% atau Pengosongan Hingga 0%
- Baterai Li-ion paling stabil di 20%-80%.
- Pengisian penuh (100%) meningkatkan tekanan kimiawi, memperpendek umur baterai.
- Gunakan pengisian baterai teroptimasi (iOS: Optimized Battery Charging, Samsung: Protect Battery).
Recommended posts
2. Jangan Biarkan Smartphone Terlalu Panas
- Suhu di atas 35°C merusak baterai dengan cepat.
- Hindari:
3. Kurangi Kecerahan Layar & Gunakan Dark Mode
- Layar memakan 30-40% daya baterai.
- Tips:
4. Matikan Fitur yang Tidak Digunakan (Bluetooth, GPS, WiFi)
- Bluetooth, GPS, dan WiFi terus mencari sinyal, menguras baterai.
- Solusi:
5. Batasi Aplikasi Berjalan di Latar Belakang
- Aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp memakan daya di latar belakang.
- Cara membatasi:
6. Gunakan Mode Penghemat Baterai
- Android: Battery Saver (Otomatis di bawah 15-20%).
- iOS: Low Power Mode (Bisa diaktifkan manual).
7. Hindari Pengisi Daya Murah & Tidak Resmi
- Charger murah bisa merusak baterai karena voltase tidak stabil.
- Selalu gunakan charger original atau bersertifikat (USB-PD untuk fast charging).
8. Update Software Secara Berkala
- Pembaruan sistem sering menyertakan optimisasi baterai.
- Contoh: iOS 17 dan Android 14 meningkatkan manajemen daya.
9. Gunakan Aplikasi Pemantau Kesehatan Baterai
- Android: AccuBattery (Memantau kapasitas & keausan).
- iOS: CoconutBattery (Untuk iPhone & iPad).
10. Simpan Smartphone dengan Kapasitas 50% Jika Tidak Digunakan
- Baterai yang disimpan dalam keadaan kosong atau penuh akan rusak lebih cepat.
- Jika tidak dipakai lama (misalnya, backup phone), simpan di 40-60%.



