Bayangkan kamu sedang menari di panggung besar bernama media sosial. Penontonnya jutaan, tapi ada satu hal yang menentukan sorotan: algoritma. Dan sayangnya, algoritma ini terus berubah—seperti DJ yang suka ganti beat tiba-tiba. Kalau kamu gak bisa ngikutin ritme, kontenmu bisa tenggelam di antara lautan postingan.